SATUAN ACARA PENYULUHAN

ANEMIA

Pokok Bahasan      :  Ilmu Penyakit Dalam

Topik                      :  Anemia

Sasaran                   : Ibu hamil

Hari/ Tanggal          : O1,11,2OO9

Tempat                    : Balai Pertemuan Desa mirring

Waktu                    :  O9.OO.WIT Sampai Selesai

Pengajar                 :  USMAN

 

I.  Tujuan Instruksional

a. Tujuan Instruksional Umum (TIU)

Setelah mendapatkan penyuluhan selama 1 x 30 menit, keluarga mampu memahami tentang  penyakit Anemia.

b. Tujuan Instruksional Khusus (TIK)

Setelah mendapatkan penyuluhan, keluarga mampu :

1.     Menyebutkan pengertian anemia

2.    Menyebutkan 2 dari 4 penyebab anemia

3.    Menyebutkan 3 dari 5 tanda dan gejala anemia

4.    Menyebutkan 3 dari 6 akibat dari anemia

5.    Menyebutkan 2 dari 4 cara pencegahan dari anemia

6.    Menjelaskan  bahaya anemia bagi ibu dan bayi

 

II. Metode

Ceramah, tanya jawab dan diskusi

 

 

III. Media

Leaflet

IV. Materi

Terlampir

 

V. Kegiatan

No. Komunikator Komunikan
 

1

Pre Interaksi

Memberi salam dan memperkenalkan diri

 

Menjawab salam

2 Menjelaskan tujuan penyuluhan dan tema penyuluhan. Mendengarkan
3 Apersepsi dengan menanyakan gejala dan pengetahuan keluarga mengenai penyakit ANEMIA.

 

 

Mendengarkan dan Menjawab
 

4

Isi

Menjelaskan materi penyuluhan mengenai pengertian, penyebab, bahaya tanda dan gejala serta pencegahan anemia.

 

Mendengarkan

5 Memberikan kesempatan kepada komunikan untuk bertanya tentang materi yang disampaikan.

 

 

Mengajukan pertanyaan
6 Penutup

Memberikan pertanyaan akhir sebagai evaluasi.

 

Menjawab

7 Menyimpulkan bersama-sama hasil kegiatan penyuluhan. Mendengarkan
8 Menutup penyuluhan dan mengucapkan salam. Menjawab salam

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lampiran

ANEMIA

1. Pengertian

Anemia/kurang darah adalah keadaan dimana darah merah (Hemoglobin/ Hb) kurang dari normal (normal 12-13 gr%).

Anemia adalah rendahnya kadar hemoglobin (Hb) dalam sel-sel darah merah, yaitu kurang dari 11 gr %

2. Penyebab Anemia

a)     Kurang mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi, terutama yang berasal dari sumber hewani yang mudah diserap

b)    Kurang nitrisi

c)     Kurang zat besi karena kebutuhan yang meningkat seperti pada kehamilan, masa tumbuh kembang (untuk laki-laki sampai dengan usia 20 tahun, untuk perempuan sampai dengan usia 18 tahun), dan penyakit infeksi

d)    Kehilangan zat besi yang berlebihan pada perdarahan seperti haid yang berlebihan, sering melahirkan, dan infeksi karena cacing.

3. Tanda dan Gejala Anemia

a)     Perasaan Mudah lelah, lemah, letih, lesu

b)    Sering Mengantuk

c)     Pandangan berkunang-kunang dari posisi jongkok ke posisi berdiri/ perubahan posisi

d)    Pucat pada wajah, telapak tangan, kuku, dan selaput dalam kelopak mata serta bibir

e)     Sering Pusing/ sakit kepala.

4. Akibat Anemia

a)     Gangguan/ hambatan pada pertumbuhan badan dan perkembangan otak

b)    Pertumbuhan tinggi badan tidak optimal

c)     Kecerdasan dan prestasi belajar menurun

d)    Tubuh menjadi lemah dan kurang bugar

e)     Produktivitas dan aktivitas menurun

f)      Daya tahan tubuh menurun sehingga mudah terserang penyakit.

 

5. Cara Mencegah Anemia

a)     Meningkatkan konsumsi makanan yang mengandung zat besi terutama yang berasal dari sumber hewani seperti  ikan, hati, susu, keju, telur. Sedangkan zat besi yang berasal dari sumber nabati/tumbuh-tumbuhan yaitu bayam, kangkung, daun singkong, kacang panjang, kecipir, daun katuk, sawi hijau, kacang – kacangan, tahu, tempe.

b)    Menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan perorangan agar tubuh tidak kemasukan cacing

c)     Agar zat besi dapat diserap dengan baik oleh tubuh maka konsumsi juga makanan yang mengandung vitamin C yang terdapat pada buah-buahan

d)    Periksakan diri ke dokter atau bidan atau ke pelayanan kesehatan terdekat.

6. Bahaya Anemia Bagi Ibu dan Bayi

a) Bagi Ibu :

  • Melemahkan ibu, hingga mudah sakit
  • Bila anemia berat (Hb < 8 gr %) dapat terjadi payah jantung, keguguran, bayi lahir sebelum waktunya
  • Mungkin pula terjadi perdarahan waktu melahirkan, hingga mebahayakan jiwa ibu.

b) Bagi Bayi :

Pertumbuhan janin mungkin terganggu sehingga bayi lahir dengan berat lahir rendah (BBLR) dan perkembangan otaknya mungkin terganggu.

 

VI.  Evaluasi

1.  Sebutkan pengertian pengertian anemia ?

2. Sebutkan 2 dari 4 penyebab anemia ?

3. Sebutkan 3 dari 5 tanda dan gejala anemia ?

4. Sebutkan 3 dari 6 akibat dari anemia ?

5. Sebutkan 2 dari 4 cara pencegahan dari anemia ?

6. Sebutkan bahaya anemia bagi ibu dan  bayi ?

 

VIII.  Daftar Pustaka

Suparman. (1987). Ilmu Penyakit Dalam. FKUI. Jakarta

Soeharto I. (2002). Proes Terjadinya Serangan Jantung dan Stroke. Gramedia

Suyono S. (2001). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. FKUI Jakarta, jilid II.